Serbuan berita dunia maya


ragam baku

Assalamaulaikumwrwb

Kawan-kawan, setelah kita membahas belantara berita dunia maya sekarang kita akan banyaknya berita yang lalu lalang di dunia maya atau serbuan berita di dunia maya. Baik, mari kita mulai saja kawan…

Awalnya jaringan internet dibangun manusia adalah untuk memudahkan bertukar berita, yang intinya juga adalah untuk membantu kerja-kerja manusia. Bayangkan saja sekarang kita hanya perlu sepersekian detik untuk bertukar berita melalui dunia maya (internet). Apalagi dengan semakn menjamurnya perangkat lunak sosial media, fesbuk, bebe-em, watsap, wecat, ebudi, mig-tiga-tiga, dan kawan-kawan yang tentu saja semua perangkat lunak tersebut juga memiliki banyak pengguna. Sekarang ini, banyak yang “tergila-gila” pada akun sosial media, misalnya begini ada seseorang yang sudah punya akun fesbuk, tetapi dia juga punya 10 akun media sosial yang lain. Tetapi kita juga harus berprasangka baik, barangkali memang orang tersebut membutuhkan banyk akun tersebut untuk tetap terhubung dengan kawan-kawannya yang lain (barangkali).

Lalu, bagaimana dengan berita-berita yang lain? Sekarang ini juga sudah ada kan majalah online, koran online, termasuk blog online (hahaha). Nah, yang pasti adalah seperti yang pernah kita bahas pada tulisan belantara berita dunia maya, bahwa tidak semua berita itu adalah benar adanya, oleh karena itu kita harus ekstra hati-hati dalam memilah berita.

Kita lihat saja, sekarang ini jarang sekali melihat anak-anak bermain ke rawa/sungai desa, bermain petak umpet dibawah sinar rembulan, jarang sekali melihat suasana anak-anak bermain permainan desa. Anak-anak lebih senang menikmati film kartun di tivi, anak-anak lebih senang bermain bola di psp, anak-anak lebih senang bermain sendiri-sendiri di rumah masing-masing. Haloooooo…. ada apakah gerangan? Lalu kawan saya Bedjo menjawab begini : “ini adalah akibat sebuan berita itu sendiri, jadi dunia maya yang diciptakan manusia adalah sebabnya, dengan jutaan berita lalu-lalang tiap detiknya mengalir deras seperti derasnya air yang jatuh dari ketinggian dengan volume besar, seperti itulah kira-kira derasnya arus berita di dunia maya, atau bahkan bisa lebih deras lagi.

Awalnya mendengar jawaban Bedjo ini saya tidak percaya atau lebih tepatnya belum mengerti arah pembicaraan bedjo itu. Tetapi sekarang ini saya tercengang sekaligus takjub, ternyata jawaban Bedjo itu ada benarnya. Bayangkan saja, berapa banyak sekarang koran-koran online yang aktif dan masif memberitakan kepada publik? Entah itu berita benar ataupun itu berita bohong (pencitraan). Berapa banyak sekarang majalah-majalah online yang juga dimanfaatkan segelintir orang untuk kepentingan suatu golongan tertentu saja? Sebenarnya betapapun deras arus berita yang mengalir, itu bukan masalah besar, yang menjadi masalah adalah ketika kita menganggap semua aliran berita itu benar adanya. Karena di hutan berita dunia maya ini, kita juga harus pandai memilah berita. Berapapun banyaknya aliran berita, Bukan masalah besar jika kita sudah pandai memilah aliran berita yang baik dan buruk.

Karena perang ini sudah dimulai sejak manusia diciptakan, perang antara kebenaran dan ketidak-benar-an. Maka mari berhati-hati kawan, terimakasih sudah mampir. n_n

SS,Babadan 1435 H

Semakin Banyak Berharap (kepada mahkluk) Semakin Kecewa


IMG_5489edit

Assalamualaikumrwb,

Sesuai dengan judul tulisan kali ini, tema kita adalah tentang harapan, semakin banyak berharap maka potensi keecewaan akan semakin besar pula. Baik mari kita mulai saja kawan,

Sebagai manusia tentu saja kita memiliki banyak sekali harapan, memiliki banyak keingingan dan cita-cita. Namun, tidak semua harapan yang diharapkan terjadi, mungkin kita sering mengalami hal yang seperti ini. Kecewaan sering kita alami, lalu kita sebagai manusia harus bagaimana?

Jadi bagini kawanku, menurut kawanku yang bernama Soegeng begini “yang sering kita lupakan adalah harapan itu terkadang kita tujukan kepada mahluk, sementara mahkluk tidak memiliki kuasa apapun, bahkan terhadap dirinya sendiri.” Nah, selama harapan itu jika terus kita tujukan kepada mahkluk, maka jelaslah kita akan kecewa, karena yang menentukan segalanya adalah Allah swt.  Jadi, mungkin sebaiknya kita perlu melihat harapan-harapan yang selama ini kita miliki, bahwa semestinya harapan itu kita tujukan kepada yang menciptakan kita, kepada Allah swt. Soalan nanti harapan itu di-ijabah atau tidak itu adalah urusan Allah swt. Sebagai manausia kita hanya perlu berusaha dan berdo’a,  karena kita tidak tahu sama sekali rencana Allah swt.

            Bagaimana mungkin kita menggantungkan harapan-harapan kepada mahkluk yang ia sendiri bahkan tidak memiliki kuasa apapun. Nah, sekarang, kita mulai deh bareng-bareng merubah kebiasaan berharap kepada mahkluk. Kita serahkan saja kepada Allah swt, kadang kita mudah sekali berkata seperti ini, “lho aku kan sudah menghormati dia, tetapi kena dia tidak menghormatiku?” dari kalimat ini saja sebenarnya kita sudah berharap untuk dihormati dengan acara menghormati. Saya katakan itu boleh, tetapi mbok-yo jangan berlebihan. Sejatinya manusia itu tidak bisa lepas dari kesalahan, maka dari itu, semakin kita berharap maka kita akan semakin kecewa.

          Mari kita coba menjalani semua ini dengan hati yang ihklas, dengan hanya berharap mendapatkan ridho dari Allah swt saja. Dengan demikian Insya Allah, Allah akan memberikan yang terbaik buat kita. Sekian dulu ya, terimakasih sudah mampir.

SS, 25-08-2014, di Babadan Yogyakarta

Fathul Jihad [Rock Nasyid]


FJ

FJ

Asslamualaikumwrwb, selamat pagi kawan-kawanku semua.

Sepagi ini saya ingin menulis tentang kawan saya yang karenanya biasa kami setiap pagi makan pecel bersama di jalan Solo, tetapi sekarang ini itu nampaknya sulit lagi untuk dilakukan karena sekarang bang Mahfud sudah menikah tanggal 2 agustus 14 lalu di Lubuk Linggau. Iya, namanya adalah Ihsanudin Mahfud yang menjadi bagian dari penyokong suara dalam grup nasyid Fathul Jihad. Saya kurang paham mengenai sejarahnya Fathul Jihad ini, tetapi rasanya kalau dibaca dari karya-karya yang sudah dibangun, saya ‘menerka’ bahwa sebenarnya nasyid juga bisa hits (nge-rock) ala Fathul Jihad. Saya pikir ini sangat baik, karena sebagaimana kita ketahui bahwa industri musik di negeri kita ini kacau balau. Karya-karya yang asal dan tidak mendidik menjadi populer. ya begitulah kawanku…

Baik, Jadi saya tidak akan cerita banyak soal sejarah Fathul Jihad karena saya tidak tahu persis bagaimana sejatinya grup nasyid ini dibangun, yang saya tahu hanya grup ini mulai berkarya sejak agustus tahun 2004 lalu. Nah, saya akan ceritakan saja soalan bang Mahfud yang juga menjadi guru Moto (fotografi) saya.

Mulanya saya tidak tahu, 1 tahun yang lalu ketika bang Mahfud tinggal di kos mbah Djoyo jalan Babadan, tepatnya kos putra ini letaknya dekat sekali dengan masjid Pathok Negoro (Ad-Darojat) Yogyakarta. Sekalipun bang Mahfud adalah mahasiswa sejarah, tetapi bang Mahfud punya hobi Moto, hingga akhirnya saya terlular hobi ini.

Barulah setelah 1 tahun kira-kira lamanya, saya tahu bahwa bang Mahfud adalah pe-nasyid dari grup Fathul Jihad, saya suka dengan lagu-lagu karya Fathul Jihad karena liriknya yang spesial. Ada yang berupa kritikan dan kalimat-kalimat pengingat, saling ingat dalam berbuat baik. yang menojol dari grup Fathul Jihad adalah aliran musiknya Nasyid nge-Rock.

 Sekarang ini bang Mahfud sedang menulis penelitian S2 nya di UIN SUKA YK, kita doakan saja semoga bang Mahfud bisa segera menyelesaikan Tesis-nya dengan baik.

sekian dulu tentang Fathul Jihad (FJ) dan bang Mahfud, lain kali kita sambung lagi, terimakasih sudah mampir.

SS
25-08-2014 di Babadan Yogyakarta

Belantara Berita Dunia Maya


citacintakita

citacintakita

Assalamualaikumwrwb,

Selamat pagi kawan, apa kabar semuanya? semoga kalian baik-baik saja diamanapun berada. Baiklah kita mulai saja ya, sesuai dengan tema kita kali ini belantara berita, maka kita akan sedikit banyak membahas soalan derasnya arus berita yang menyerbu.

Beberapa tahun silam, jauh hari sebelum internet populer di nusantara, umunya orang-orang bertukar berita melalui surat kabar, koran, dan itu pun jumlahnya tidak seperti sekarang ini. Hanya demi bertanya kabar, bertegur sapa dengan saudara atau teman orang-orang harus menulis surat dan mengirimkan melalui kantor pos. Perasaan risau menyelimuti sembari menunggu “pak pos” datang menghantarkan surat, prakiraan waktu pengiriman surat dulu juga bergantung dengan keadaan cuaca, karena keterbatasan alat dan sebagainya, maka bisa sampai berbulan-bulan untuk mendapatkan balasan surat yang dikirim. Ah, sudahlah…itu kan masa lalu, tidak seperti sekarang ini, hanya butuh sambungan internet dan akun surat elektronik (surel) maka surat kita hanya butuh kira-kira 3 detik saja untuk sampai pada penerimanya. Luar biasa bukan?, yah… ini semua karena internet, dunia maya yang nyata.

Berkenaan dengan kemajuan teknologi pula, sekarang ini gadget-gadget murah dengan OS android dijual bebas dipasar dengan harga yang bermacam-macam. Sungguh, manusia memang selalu menjadi pemenangnya, selalu saja bisa membangun sesuatu untuk memudahkan kegiatan dan pekerjaannya. Tetapi jangan senang dulu kawan, dibalik semua kemudahan yang ditawarkan teknologi saat ini, misalnya dengan sambungan internet yang cepat, bisa saja sebuah berita bohong (tidak benar/fitnah) juga dapat tersebar luar hanya dengan hitungan detik saja kan? luar biasa mengerikan keadaan ini, mungkin memang benar bahwa segala sesuatunya ini selalu memiliki pasangan. Cepat dengan lamban, baik dengan buruk, Ow-ow… maka apa yang harus kita lakukan atas peristiwa ini kawan? Haruskah kita juga menjadi “korban” kejahatan berita bohong (tidak benar)?

Maka sudah saatnya sekarang ini kita lebih mawas diri, lebih waspada, dan tidak mudah percaya dengan suatu berita tertentu. Apalagi jaman sekarang ini banyak wartawan yang mengabaikan kode etik pemuatan berita kepada khalayak umum. Banyak sekali berita yang dibuat dengan maksud membuat gusar dan mem-perkeruh keadaan sosial masyarakat. Sayang seribu kali sayang bahwa potensi luar biasa yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk kebaikan banyak orang, disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu saja, atau orang-orang tertentu dan tujuan-tujuan yang jahat. Semoga kita terhindar dari semua itu, kita harus benar-benar mencari tahu sumber berita yang dapat dipercaya.

Ditambah lagi dengan adanya televisi gratisan di negara kita, sedih sekali saya melihatnya. Film yang ditayangkan tidak bermutu, dan iklan-nya itu lho? membuat penuh kepala, mendidik pola pikir konsumtif, pokoknya gak baik deh. (bersambung di tulisan lain saja ya).

Nah, kesimpulannya adalah, begini kawan, kan kita sering dengar itu banyak yang bilang, “Pokoknya tinggal di sreach mbahh 9009L3 saja deh, ini kan jaman modern, semuanya sudah ada di internet”. Pikir dulu seribu kali deh untuk mempercayai kalimat yang seperti ini. Internet itu juga seperti hutan belantara yang didalamnya terdapat beragam berita, nah yang jadi masalah berita yang benar dan tidak benar itu tercampur seperti halnya pohon di hutan, ada yang berkualitas baik dan buruk (bergantung keadaan). Maka dari itu, sebagai manusia yang “cerdas” sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam menyikapi setiap berita yang muncul di media, termasuk di internet ya, dengan didukung perangkat lunak sosial media yang mulai populer juga semakin banyak berita yang lalu-lalang melintas. Kita harus benar-benar periksa kebenaran berita yang akan kita sampaikan kepada orang-orang, semoga Allah swt selalu melindungi kita dari kejamnya berita bohong (fitnah). kita lanjutkan lain kali ya? terimakasih sudah mampir, Wassalam…

SS, 23-08-2014 di Babadan Yogyakarta

Tanggapan kuis soalan gravitasi 14 agustus 2014


Assalamualaikumwrwb,
Kepada adik-adik semua, ini hasil tanggapan untuk masing2 jawaban, silahkan di unduh (hanya klik saja nama kelasnya maka otomatis mengunduh), berkasnya dalam bentuk pdf
Ini ada 2 kelas, yaitu :

Koreksi kuis MIA 3

Koreksi Kuis XI MIA 5

Ayo semangat terus belajar ya.